• Beranda
  • Kontak
  • sekilas jimbling.web.id

Jimbling

  • Artikel
    • Linux
  • Kedungtangkil
  • Download
Home » Linux » Software » Ubuntu » Office di Linux
Sabtu, 25 Maret 2017

Office di Linux

jimbling
Linux, Software, Ubuntu
Sabtu, 25 Maret 2017
2 Komentar
Libre Office
Libre Office
Dalam keseharian kita, ketika ingin membuat sebuah dokumen, kita tidak bisa lepas dari yang namanya program Office, di Windows tentu saja yang populer adalah Microsoft Office, yang sekarang sudah sampai di Microsoft Office 2016. Sedangkan di Linux, program office yang familiar adalah Libre Office, fungsinya sama dengan Microsoft Office di Windows. Namun, tentu akan ada kekurangan bila kita harus menggunakannya secara bergantian, mespikun Libre Office mendukung format file nya Microsoft Office, tetapi ketika kita membuat file dengan format Ms. Office di Libre Office akan mengalaman perbedaan format, ada pengaturan yang rubah, font, tata letak. Namun hal tersebut tidak mengurangi niatan kita untuk belajar Linux dong, yah memang kita harus beradaptasi lagi dengan program-program baru, namun prinsipnya sama saja kok, yah itung-itung sedikit mengurangi angka pembajakan di Negeri ini. Tampilan daripada Libre Office ini mirip dengan Ms Office 2003, yang sekarang terbaru versi 5.3. Untuk keperluan mengetik Libre Office sangat-sangat cukup kok, pengaturan juga hampir sama dengan Ms. Word. Oiya, Libre Office ini lintas platform kok, maksudnya, Libre Office bisa diinstall di Windows, Mac, maupun Linux, jadi, ketika kita menggunakan Windows kita juga tetap bisa mengetik menggunakan program Libre Office ini. Selain Libre Office, dulu ada juga Open Office, tapi sepertinya kurang berkembang, dan jarang malah yang menggunakan untuk saat ini.

Tetapi sekarang ada juga program office baru, namanya Only Office, ini juga lintas platform, tapi kalau di Linux hanya support system x64 saja. Kalau Only Office ini, secara default format file nya adalah .docx, .xlsx, dan .pptx, jadi ketika membuka maupun membuat dokumen dengan Ms Office maupun sebaliknya, nantinya tidak banyak perubahan-perubahan yang terjadi. Namun, Only Office ini masih baru sekali, dan fitur nya masih minimal (atau memang dibuat seperti itu sama developernya). Sama seperti Libre Office, Only Office ini juga terdapat Document, Spreadsheet, dan Presentation. Antarmuka cukup sederhana, di Only Office, hanya membuka satu jendela saja yang disitu kita bisa bekerja di Document, Spreadsheet, maupun Presentation, jadi menghemat tempat di taskbar kita.

CARA INSTAL
A. Libre Office
Berikut cara install Libre Office di Ubuntu :
Jika Mas, Mbak, menggunakan distro Ubuntu, maka secara default sudah terinstal Libre Office, untuk Ubuntu 16.04 LTS sudah ada default Libre Office 5. Jadi kita tidak perlu menginstall nya,
jika ingin mengupgrade Libre Office bisa memakai perintah di Terminal (Ctrl+Alt+T) , kemudia ketikkan
sudo apt-get dist-upgrade
Namun Perintah tersebut bukan khusus untuk mengupgrade Libre Office saja, namun keseluruhan system, jika ingin meng upgrade Libre Office saja maka langkah-langkahnya seperti berikut :
  1. Uninstall dulu Libre Office yang ada
    sudo apt-get remove --purge libreoffice-common
  2. Download installer LibreOffice versi terbaru dari website resmi LibreOffice
  3. Jika sudah terdownload, ekstraklah dengan klik kanan file dan pilih Extract Here
  4. Masuk ke dalam folder dimana semua hasil ekstrak berada, anda akan mendapati 2 folder yaitu folder readmes dan DEBS
  5. Kita asumsikan folder DEBS berada di home/namakomputer/Downloads/DEBS , kita buka Terminal kemudia ketikkan perintah
    cd /home/namakomputer/Downloads/DEBS
    Jika sudah berada difolder DEBS, kita ketikkan perintah di Terminal
  6. Jika sudah muncul Terminal, ketikkan sudo dpkg -i *.deb
  7. Tunggu sampai proses instalasi selesai. Untuk membuka aplikasi klik Menu >> Office
  8. Jika tidak ada LibreOffice sama sekali cobalah restart atau logout kemudian login kembali ke dalam Linux anda
Untuk menghapus LibreOffice dari sistem Linux, caranya adala buka Terminal dan ketikkan sudo apt-get remove --purge libreoffice atau sudo apt-get remove --purge libreoffice-common


B. Only Office
Untuk Only office cara install nya hampir sama, kita tidak perlu melakukan uninstall dulu, tapi bisa langsung menginstall Only Office tersebut, berikut langkah-langkahnya :
  1. Download file Only Office sesuai system anda, (dalam tulisan ini menggunakan Ubuntu , jadi kita pilih .deb)
  2. Setelah terdownload, (kita asumsikan letak file hasil download di folder Downloads)
  3. kita rename saja nama nya, supaya memudahkan kita untuk mengetikkan perintah penginstalan, misal kita jadikan office.deb
  4. uka terminal, ketikan perintah
    cd /home/namakomputer/Downloads
  5. Setelah masuk ke direktori /Downloads , kita ketikkan perintah
    sudo dpkg -i office.deb
  6. Kita tunggu sampai proses selesai, dan Only Office siap digunakan
Selain menggunakan perintah di terminal, kita juga menginstall aplikasi di Linux dengan format .deb menggunakan gdebi
Share this article :
Tweet
✚

2 Responses to "Office di Linux"

avatar
Balas
Hidayanto Fajar delete 30 Maret 2017 pukul 07.47

Jos

avatar
Balas
jimbling delete 30 Maret 2017 pukul 08.05

Hayo mas gek di update meneh blog e jann :D :D

Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Referensi Ubuntu





Entri Populer

  • Software alternatif untuk Linux
    Hi Sob, kali ini saya mau membagikan, software-software yang bisa menjadi alternatif saat kita menggunakan Linux, software-software ini m...
  • Berbagi Cerita Menggunakan Ubuntu
    jrengg ... jrengggg ....  sambil dengerin lagunya bang Judika, yang berjudul sampai kau jadi milikku, behhhh, saya banget lagunya...
  • Office di Linux
    Libre Office Dalam keseharian kita, ketika ingin membuat sebuah dokumen, kita tidak bisa lepas dari yang namanya program Office, di Win...
  • Linux itu Bukan Susah, Kita yang Belum Terbiasa
    Sering saya membaca ataupun menemui langsung dikehidupan sehari-hari anggapan bahwa menggunakan Linux itu susah. Ada ju...

Mengenai Saya

jimbling
Lihat profil lengkapku

Copyright © Jimbling - Template by Mas yadi | Powered by Blogger