Dizaman sekarang, banyak terjadi tindak kejahatan di depan mata kita. Entahlah apa yang sedang terjadi sekarang ini, namun yang pasti kita harus selalu waspada. Seperti kami warga dusun Kedungtangkil RT 63, setiap malam kami melaksanaan ronda secara bergiliran. Jadi, setiap malam, di gardu ronda pas dipertigaan jalan masuk ke dusun Kedungtangkil RT 63 selalu ada orang ronda, terkecuali kalau sdang ada hal yang tidak bisa ditinggalkan, maupun karena faktor cuaca juga.
Selain jaga di pos ronda, para warga juga sebelum datang ke pos ronda, mereka keliling kampung, tujuannya yaitu untuk melihat kondisi dan juga melakukan jimpitan. Apa itu jimpitan ? jimpitan, kalau di dusun kami petugas ronda mengambil sejumlah beras di rumah-rumah warga untuk kemudian dikumpulkan di rumah ketua RT. Beras yang sudah terkumpul tadi, akan dijual kepada siapa yang membutuhkan, dan hasil penjualan akan dimasukkan kedalam kas RT. Jadi keamanan dapat, pemasukan RT juga dapat.
Khusus untuk malam minggu, petugas ronda adalah remaja-remaja dusun Kedungtangkil yang tergabung dalam kelompok pemuda-pemudi yang bernama Remaked, Remaja Kedungtangkil. Kalau khusus malam minggu, jimpitan berupa uang receh, jadi bukan beras lagi. Sama seperti beras tadi, setiap uang yang terkumpul akan masuk kedalam kas Remaked dan digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang akan datang.
Selain untuk kas Remaked, uang hasil jimpitan tadi juga kami bagi untuk menambahkan maupun perawatan fasilitas yang ada di gardu ronda, juga untuk sekedar membeli kopi untuk teman ngeronda.